Tuesday, August 4, 2009

MATERI KELANGKAAN, BIAYA PELUANG, PILIHAN DAN PENGALOKASIAN SUMBER DAYA DAN BARANG

1. STANDAR KOMPETENSI:
Memahami permasalahan ekonomi dalam kaitannya dengan kebutuhan manusia, kelangkaan dan sistem ekonomi

1.2. KOMPETENSI DASAR:
Mendeskrepsikan berbagai sumber ekonomi yang langka dan kebutuhan manusia yang tidak terbatas

KELANGKAAN (SCARCITY)

Kelangkaan ialah kondisi dimana kita tidak mempunyai cukup sumber daya untuk memuaskan kebutuhan kita, atau kelangkaan adalah terbatasnya barang dan jasa jika dibandingkan dengan kebutuhan manusia yang jumlah dan kualitasnya tidak terbatas, atau kelangkaan adalah terbatasnya alat pemuas kebutuhan dan sumber daya ekonomi, jika dihubungkan dengan jumlah dan kualitas kebutuhan akan barang dan jasa, serta keinginan terhadap sumber ekonomi yang akan dimanfaatkan guna memenuhi kebutuhan manusia

Mengapa terjadi kelangkaan ?
Kelangkaan timbul sebagai akibat beberapa hal berikut:
1. Jumlah pemuas kebutuhan yang disediakan alam terbatas
2. Banyaknya sumber daya alam yang rusak akibat ulah manusia
3. Keterbatas kemampuan manusia untuk mengolah sumber daya yang ada
4. Peningkatan kebutuhan manusia yang lebih cepat dibandingkan dengan kemampuan penyediaan sarana kebutuhan


1.4 Mengidentifikasi hilangnya kesempatan pada tenaga kerja bila melakukan produksi di bidang lain


BIAYA PELUANG (OPPORTUNITY COST)
BIAYA (COST):
Adalah pengorbanan untuk mendapatkan suatu tujuan atau biaya adalah pengorbanan sumber daya ekonomi tertentu untuk memperoleh sumber daya ekonomi lainnya

EXPENSE
Adalah pengorbanan sumber daya ekonomi untuk memperoleh penghasilan (revenue)

Biaya peluang (opportunity cost):
ialah nilai barang atau jasa yang dikorbankan karena dipilihnya satu alternatif kegiatan. atau biaya peluang adalah manfaat potensial yang hilang atau dikorbankan karena dipilihnya satu alternatif keputusan tertentu.
atau biaya peluang adalah biaya yang dikorbankan untuk mendapatkan komoditas lain, yang diukur dari manfaat yang dilepaskannya karena tidak digunakan untuk tujuan lain atau dihitung dengan satuan komoditas lain yang seharusnya dapat diperoleh

BIAYA SEHARI-HARI :
a. Biaya sehari-hari pada rumah tangga.
adalah biaya yang harus dikeluarkan setiap hari oleh seseorang dalam rangka memenuhi kebutuhan rumah tangganya.

Rumah Tangga Konsumsi (RTK) adalah rumah tangga yang mengkonsumsi atau menggunakan barang atau jasa yang dihasilkan oleh Rumah Tangga Produksi/perusahaan.

Rumah Tangga Produksi adalah rumah tangga yang melaksanakan proses produksi dengan menggorganisir sumber-sumber daya ekonomi.

b. Biaya sehari-hari pada perusahaan

Perusahaan adalah badan usaha yang melakukan kegiatan usaha untuk mendapatkan keuntungan.

Dalam keseharian, biaya (cost) pada perusahaan dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
1. Klasifikasi Biaya berdasarkan fungsi perusahaan
Kegiatan perusahaan manufaktur dibagi kedalam:
a. Fungsi Produksi
Bertugas dan bertanggungjawab untuk memproduksi barang.
Tempat untuk memproduksi barang dikenal dengan nama pabrik yaitu yang mengolah bahan baku dengan bantuan tenaga manusia, mesin atau peralatan menjadi barang jadi
(final goods)

b. Fungsi non produksi (fungsi komersial) terdiri atas:
* Fungsi administrasi :
melakukan kegiatan akuntansi, personalia, penggajian dll
* Fungsi penjualan
bertugas melakukan kegiatan dalam rangka memasarkan hasil produksi.
misalnya mengiklankan hasil produksi, melakukan promosi penjualan, melakukan penjualan barang dan menentukan saluran distribusi.
Dilihat dari fungsi-fungsi yang ada dalam perusahaan manufaktur, biaya dapat dikelompokkan:
a. Biaya produksi adalah
biaya-biaya yang diperlukan untuk memperoleh bahan baku (mentah) dari pemasok dan mengubahnya menjadi produk selesai (barang jadi) yang siap dijual.

Elemen biaya produksi ini terdiri dari:
* Biaya bahan baku adalah bahan yang dipergunakan untuk membuat produk selesai (barang jadi)
* Tenaga kerja langsung adalah tenaga kerja yang langsung menangani proses produksi
* Over Head Pabrik (Factory Over Head atau Manufacturing Over Head) atau Biaya tidak langsung produk adalah biaya yang tidak langsung berhubungan dengan proses produksi
Contoh: biaya penyusutan, bahan tak langsung, PBB, bahan habis pakai, biaya listrik

b. Biaya penjualan adalah
biaya yang dikeluarkan untuk memasarkan barang jadi. Yang termasuk didalamnya biaya iklan, biaya gaji para pramuniaga, biaya angkut barang-barang yang dijual, dan gaji manajer pemasaran.
c. Biaya administrasi adalah
Biaya yang diperlukan untuk administrasi secara umum, seperti gaji para eksekutif, gaji pegawai administrasi dan biaya bahan habis pakai.

2. Berdasarkan periode mempertemukannya dengan pendapatan.
a. Biaya produk (inventoriable cost) adalah
biaya-biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh atau memproduksi barang/produk. Biaya ini dipertemukan dengan pendapatan pada periode penjualan produk.
Pada perusahaan manufaktur biaya produk adalah biaya-biaya langsung dan biaya-biaya tak langsung yang dikeluarkan untuk memproduksi barang/produk.
Pada perusahaan dagang biaya produk terdiri dari biaya-biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh barang dagangan yang meliputi harga pembelian dan biaya pengangkutan

b. Biaya periode (Noninventoriable cost) adalah
Biaya yang diidentifikasi dengan interval waktu tertentu. Karena tidak diperlukan biaya untuk memperoleh barang/produk yang akan dijual, biaya ini tidak boleh dimasukkan kedalam inventoriable cost (elemen harga pokok persediaan)
Contoh : Gaji manajer pemasaran, gaji direktur, penyusutan, biaya iklan, biaya listrik, biaya telepon

3. Berdasarkan dapat ditelusurinya kedalam obyek biaya.
a. Biaya langsung (Direct cost) adalah
biaya yang dapat ditelusuri atau diidentifikasi ke suatu obyek tertentu karena hanya dikeluarkan untuk manfaat obyek biaya itu sendiri
b. Biaya tidak langsung (indirect cost) adalah
biaya yang dikeluarkan untuk lebih dari satu obyek biaya dan tidak dapat ditelusuri ke salah satu obyek biaya tertentu, karena biaya ini bersifat umum dan sering disebut "common cost" contoh biaya promosi/iklan, sewa gedung

4. Berdasarkan hubungannya dengan perubahan volume kegiatan
a. Biaya tetap (Fixed cost) adalah
biaya yang jumlah totalnya tetap, tidak berubah untuk suatu periode tertentu.
Contoh: sewa gedung, penyusutan mesin, pajak perusahaan.
b. Biaya variabel (Variable cost) adalah
biaya yang jumlah totalnya berubah-ubah sesuai dengan volume kegiatan atau volume produksi yang dihasilkan.
Contoh: bahan baku, bahan pembantu, upah tenaga kerja langsung

5. Berdasarkan kemampuan manajer untuk mengendalikannya
a. Biaya terkendali (controllable cost) adalah
biaya yang secara signifikan dapat dipengaruhi dan dapat dikendalikan oleh manajer pada periode tertentu
b. Biaya tidak terkendali ( uncontrollable cost) adalah
biaya yang secara sigfnifikan tidak dapat dipengaruhi oleh manajer pada periode tertentu

6. Berdasarkan pengambilan keputusan
a. Biaya relevan (relevan cost) adalah
biaya yang akan terjadi diwaktu yang akan datang dan berbeda diantara berbagai alternatif keputusan
b. Biaya tidak relevan (Irrelevant cost) adalah
biaya yang tidak memenuhi salah satu atau kedua kreteria biaya relevan
c. Biaya terhindarkan (Avoidable cost) adalah
biaya yang dapat dihindarkan jika salah satu alternatif keputusan diambil
d. Biaya tidak terhindarkan (unavoidable cost) adalah
biaya yang tidak dapat dihindarkan jika satu alternatif keputusan diambil

7. Berdasarkan pada kas keluar
a. Sunk cost adalah
biaya yang telah dikeluarkan dan yang tak dapat diubah oleh keputusan sekarang atau masa yang akan datang.
Sehingga biaya ini tidak dapat dipergunakan untuk menganalisis alternatif tindakan yang akan datang. Biaya ini tidak akan pernah relevan dengan pengambilan keputusan sekarang.
b. Biaya tunai (out of pocket cost) adalah
biaya yang membutuhkan pengeluaran kas dimasa yang akan datang akibat keputusan sekarang atau keputusan yang akan datang.

Perbedaan biaya sehari-hari dan biaya peluang
Biaya sehari-hari
1. Biaya sehari-hari adalah pengorbanan yang harus dilakukan untuk melakukan suatu kegiatan (kegiatan ekonomi) tanpa memperhitungkan kerugian karena dikorbankannya kegiatan lain
2. Biaya sehari-hari muncul dari kegiatan apa yang kita lakukan

Biaya peluang
1. Biaya peluang adalah biaya yang muncul secara implisit karena kita melakukan suatu kegiatan dan mengorbankan kegiatan yang lain.
2, Biaya peluang muncul dari kegiatan lain yang tidak bisa kita lakukan

PILIHAN DAN PENGALOKASIAN SUMBER DAYA DAN BARANG

Jika terjadi kelangkaan sumber daya, berarti tidak semua permintan yang tidak terbatas dapat dipenuhi, maka manusia harus menentukan pilihannya. Pilihan (choices) yang dibuat manusia ini merupakan keputusan ekonomi yang harus ia ambil guna memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas sebagai akibat dari adanya sumber daya yang terbatas.

Dalam memilih setiap keputusan ekonomi, maka manusia harus membuat sebuah daftar pilihan (skala prioritas) untuk menentukan mana yang hendak ia putuskan sebagai pilihan ekonominya. Hal ini tentu memudahkan manusia untuk mengatasi masalah ekonomi yang ia hadapi. Setiap kali memutuskan sebuah pilihan, berarti ia harus mengorbankan sebuah pilihan ekonomi lainnya untuk tidak dipilih.

Untuk keluar dari kemelut bagaimana menetapkan pilihan ada beberapa cara:
1. Kepada konsumen
Konsumen dapat membuat daftar urutan barang-barang yang dibutuhkan sesuai dengan kepuasan yang sebesar-besarnya dari sumber keuangan yang tersedia.

2. Kepada pemilik perusahaan
karena kegiatannya untuk mencari keuntungan (profit motive), untuk mendapatkan keuntungan maksimum harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
a. jenis barang dan jasa banyak mendatangkan keuntungan
b. kombinasi jenis dan jumlah faktor produksi yang akan meminimumkan ongkos produksi

3. Kepada negara
karena negara sebagai pelaku kegiatan ekonomi untuk kepentingan umum (social economy) maka sumber daya yang tersedia harus diatur penggunaannya oleh pemerintah

untuk menciptakan kesejahteraan setinggi mungkin, maka semua sumber daya yang dimiliki haruslah dikelola dan dialokasikan dengan cara yang sebaik dan seefisien mungkin. Meski demikian hal itu tidaklah mudah, karena sumber daya memiliki sifat terbatas. oleh karena itu pemanfaatan sumber daya tersebut harus selalu dilakukan dengan mempertimbangkan apakah pengalokasiannya membawa manfaat bagi masyarakat.

MACAM-MACAM SUMBER DAYA
Sumber daya dapat dikelompokkan menjadi:

1. SUMBER DAYA MANUSIA
Manusia memiliki kelebihan yaitu kecerdasan dan hati nurani, oleh karena itu manusia merupakan sumber daya yang dapat mendatangkan manfaat besar bagi masyarakat apabila kemampuannya dapat dimanfaatkan secara maksimal. hal ini dapat diwujudkan walaupun sumber daya yang lain kurang mendukung

Unsur-unsur pembentuk sumber daya manusia berkualitas antara lain:
a. Keahlian
b. kejujuran dan keadilan
c. kekuatan fisik

Sumber daya manusia disebut juga tenaga kerja (labour).
Tenaga kerja dapat dibagi 2:
1. Tenaga kerja rohani
2. Tenaga kerja jasmani
Tenaga kerja jasmani terdiri dari:
* Tenaga kerja terdidik (Skilled labour)
* Tenaga kerja terlatih ( Trined labour)
* Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih (unskilled labour and untrained labour)

2. SUMBER DAYA ALAM
Yaitu segala sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan oleh manusia dalam usahanya mencapai kemakmuran
Secara keseluruhan sumber daya alam dapat dibagi menjadi energi, hutan, air dan tanah

Keberhasilan produksi akan dipengaruhi oleh sifat-sifat kekayaan alam antara lain:
* Penyebaran kekayaan alam tidak merata
* Kesanggupan kekayaan alam terbatas
* Bencana alam dapat mengakibatkan hasil produksi berkurang

3. SUMBER DAYA MODAL
Secara sederhana modal adalah alat yang dapat mempermudah untuk menghasilkan barang dan jasa.
Dalam pengertian ekonomi modal adalah setiap barang yang dihasilkan dan dapat digunakan untuk menghasilkan barang selanjutnya.

MACAM-MACAM MODAL

A. Modal menurut wujudnya
* Uang
* Barang
B. Menurut sifatnya (bagaimana modal itu dipakai)
* Modal tetap
* Modal lancar
C. Modal menurut subyek (siapa yang memiliki)
* Modal perseorangan
* Modal kemasyarakatan
D. Modal menurut bentuk (terlihat/tidak)
* Modal konkrit ( nyata)
* Modal abstrak
E. Modal menurut sumber
* Modal sendiri
* Modal pinjaman

Modal dapat dibentuk dengan cara:
* saving atau tabungan
* Penjualan saham/obligasi
* Penciptaan uang atau kredit
* Intensif penggunaan modal
* Impor modal

Modal dapat musnah karena:
* habis dalam proses produksi
* bencana alam
* peperangan dan kerusuhan
*salah urus atau kecelakaan

4. SUMBER DAYA PENGUSAHA (SKILLS)
Adalah orang yang menggabungkan faktor produksi alam, tenaga kerja dan modal dalam sebuah badan usaha yang ia pimpin dengan tanggungjawab dan resiko sendiri

Pembagian tenaga skills
a. Managerial skills
yaitu tenaga ahli dalam hal mengatur dan memimpin faktor produksi agar dapat menghasilkan secara berdaya guna dan ekonomis

b. Technical skills
yaitu tenaga ahli dibidang tehnik misalnya ahli mesin, ahli kimia, dan ahli ekonomi

c. Organizational skills
ialah tenaga ahli dalam mengatur berbagai usaha perusahaan baik yang bersifat intern maupun ekstern

1 comments:

ifa ashifa said...

thanks for info in blogger :)